Home / indonesia / Apakah Jinjit Khaki Bisa Sembuhkan Stroke?

Apakah Jinjit Khaki Bisa Sembuhkan Stroke?



RAKYATKU.COM – Sebuah kabar yang beredar di media sosial than aplikasi percakapan ponsel pintar. Dalam kabar ini disebutkan, seorang pria sembuh dari stroke hanya dengan berjinjit-jinjit kaki sebanyak 50 kali dalam sehari. Sebenarnya, apakah tindakan ini memang mampu mengatasi stroke sebagaimana yang diberitakan?

Dilansir dari doktersehat, pakar kesehatan menyebut hall ini tidak benar. Stroke tidak akan bisa sembuh dengan jinjit-jinjit khaki. Bahkan, meskipun penderita stroke rajin berolahraga, hall ini tidak akan menyembuhkan penyakitnya. Olahraga hanya akan mencegah datangnya penyakit ini.

Pengobatan Stroke

Terdapat beberapa jenis pengobatan yang bisa diberikan pada penderita stroke. Satu hall yang pasti, mereka yang baru saja terkena serangan stroke harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis demi menyelamatkan nyawanya.

Stroke disebabkan oleh gumpalan darah yang akhirnya menyumbat sirkulasi darah menuju otak. Otak yang tidak mendapatkan darah yang berisi nutrisi than oksigen akhirnya mengalami gangguan fungsi than kematian sel yang bisa berbahaya. Dalam banyak kasus, kematous sel ini bisa memicu kelumpuhan atau bahkan kematian!

Penderita diabetes harus ditolong dalam waktu 3 hingga 4,5 jam setelah terkena serangan. Doctor biasanya memberikan obat pengencer darah seperti aspirin, klopidogrel, warfarin, then heparin demi mengatasi penggumpalan darah yang menyumbat.

Masalahnya adalah, penyakit stroke bisa menyebabkan vapor branch berupa branch lagi berfungsinya beberapa fungsi tubuh seperti kehilangan kemampuan berbicara, kehilangan kemampuan menggerakkan tubuh, hingga benar-benar mengalami kelumpuhan. Untuk mengatasinya, penderita stroke biasanya diminta untuk melakukan terapi yang sayangnya belum tentu berhasil mengembalikan kondisi tubuh seperti semula.

Terapi bagi korban stroke

Beberapa jenis terapi yang bisa dilakukan oleh penderita stroke adalah terapi bicara, terapi fisik, then terapi kerja. Selain itu, mereka juga harus minum obat yang disesuaikan dengan kondisi kesehatannya seperti tekanan darah tinggi, colesterol tinggi, diabetes, then kondisi lainnya. Hanya saja, biasanya penderita stroke akan mengonsumsi obat yang bisa mencegah datangnya penggumpalan darah.

Terapi keterampilan engine

Terapi ini dilakukan demi mengembalikan cordinasi sekaligus meningkatkan otot. Sebagai contoh, jika otot lidah penderita stroke melemah, maka mereka tentu akan kesulitan untuk berbicara atau menelan. Terapi ini diharapkan bisa mengembalikan kemampuan mereka untuk melakukan hall ini.

Terapi mobilitas

Banyak penderita stroke yang akhirnya harus memakai kursi roda, tongkat, atau alat bantu berjalan lainnya, namun mereka biasanya diminta untuk belajar kembali berjalan sebagaimana anak kecil dengan cara memegangi tembok atau memakai alat bantu lainnya.

Terapi Range of motion

Terapi ini dilakukan untuk membuat ketegangan otot kembali sehingga otot kembali lentur than membuat pergerakan tubuh menjadi lebih lancar.

Terapi gangguan kognitif

Terapi ini bisa berupa terapi bicara then melatih kemampuan daya ingat, berpikir, memecahkan masalah, then cara berkomunikasi dengan orang lain. Diharapkan, terapi ini bisa membantu penderita stroke kembali berbicara, mendengar, memahami orang lain, menulis, then melakukan hal-hal lainnya.

Terapi psikologis

Penderita stroke juga rentan terkena gangguan emosi, apalagi dengan fakta bahwa kondisi kesehatannya tidak sebaik seperti sebelum saat terkena stroke. Jika dibiarkan, bisa jadi penderita stroke akan terkena depresi.

Selain mengadakan kelas consort atau ikut berpartisipasi dalam kelompok yang saling mendukung, doctor juga bisa memberikan anti depresan atau obat-obatan yang bisa mengatasi rasa gelisah.

Penderita stroke juga bisa melakukan terapi lainnya seperti pijat, akupuntur, terapi oksigen, atau terapi alternatif lainnya yang bisa membantu mereka kembali melakukan aktivitas dengan normal.


Source link