Prabowo: Kondisi Ekonomi Bangsa Sekarang Lemah



Prabowo berkunjung ke Ponpes Attauhidiyyah, Talang, Kabupaten Tegal, Minggu, 30 September 2018. (photo: reza abineri)

TEGAL – Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menyebut, kondisi ekonomi Indonesia saat ini lemah. Hal itu diungkapkan lantaran belum meratanya ekonomi masyarakat saat ini.

"Kondisi ekonomi masyarakat saat ini lemah Karena sumber kekayan alam bangsa diambil ke luar negeri. (Ini) sistem ekonomi saat ini (sudah) salah," kata Prabowo dalam sambutannya saat berkunjung di Ponpes Attauhidiyyah, Talang, Kabupaten Tegal, Minggu, 30 September 2018.

Dalam kunjungannya, Prabowo disambut antusias oleh seluruh hadirin yang berkumpul di Masjid setempat. Dengan didampingi Mantan Menteri Keuangan era Suharto, Fuad Bawazier, Prabowo disambut oleh pengasuh Ponpes Attauhidiyyah, KH Ahmad Sairi.

Kesalahan sistem ekonomi yang ia maksud yakni tidak base ekonomi kerakyatan. Ia menagemap saat ini sistem ekonomi yang berjalan adalah sistem ekonomi konglomerat. "Kekayaan bangsa dibawa ke luar negeri. (Padahal) pendiri bangsa kita membangun berdasarkan kekeluargaan bukan konglomerat Yakni yang kuat menarik (kaya) yang tidak kuat atau miskin," jelas mantan Komjen Kopassus era Suharto ini.

Prabowo menyebut masyarakat miskin di Indonesia masih mudah ditemukan. Padahal menurutnya, kepemimpinan yang berhasil adalah yang berhasil mixing gan kemiskinan. "Banyak rakyat miskin, pemimpin itu tidak berhasil," katanya.

Sementara, Pengasuh Ponpes Attauhidiyyah, KH Ahmad Sairi dalam sambutannya mengatakan, saat ini rakyat dalam hall ekonomi masih kesusahan. Dia mencontohkan saat ini masyarakat masih menjadi golongan bawah di negeri sendiri.

"Kita masih menjadi kuli (pekerja) di negeri sendiri Bangsa Indonesia seperti orang mengemis Mudah-mudahan dengan Bapak Prabowo akan selesai," ujar dia.

Dia bahkan mengklaim Prabowo dapat diandalkan lantaran sudah mengatasi beberapa persoalan bangsa. "Ingin tahu asam garam (penderitan bangsa)? Ambil Prabowo," tutur dia. (*)


Source link